• SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta
  • 0274-542928
  • esluha.sekolahku@gmail.com

BERITA

  • COVID; YANG DIUNTUNGKAN & YANG DIRUGIKAN.

    COVID; YANG DIUNTUNGKAN & YANG DIRUGIKAN.

    Blue Arrow Strategy

    by Ery Masruri.

     

     

     Pandemi Covid.memang luar biasa. Hampir melumpuhkan semua sektor;  Industri, perdagangan, pendidikan, transportasi,wisata,kuliner dll. Kerugian finansial ? jangan ditanya. Efek karambol yang ditimbulkan sangat menguras cadangan dan hampir menghentikan income.

    Tapi lazimnya setiap kejadian, disamping banyak yang dirugikan pasti ada yang diuntungkan. Ini sudah menjadi hukum alam. Sunatulloh yang ditetapkan. Pertanyaannya, siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan dalam pendemi covid?

    Anda mungkin bingung mencari jawabnya lalu reflek menduga, yang diuntungkan, semua pihak yang terkait dengan faskes covid : dari yang mikro..penjahit dan penjual masker,nakes yang dinaikkan insentifnya, pengguna anggaran negara yang koruptif sampai mafia vaksin! Yang dirugikan, semua yang terdampak usahanya terutama rakyat kecil yang mengais rupiah dengan susah payah.

    Jika pikiran anda demikian..bisa dipastikan andalah pihak pertama yang dirugikan..karena telah melihat pandemi covid hanya dalam perspektif finansial. Ini karena "Perspektif tunggal finansial  akan selalu menghasilkan kehancuran moral. Sedang moral adalah adalah modal utama untuk meraih hakekat keuntungan, yakni kemulian manusiaan di hadapan kholiknya.

    Sebagaimana Rasululloh SAW sabdakan...

     

    “عَنْ أَبِي مَالِكٍ الحَارِثِ بْنِ عَاصِمٍ الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:) الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيْمَانِ، وَالحَمْدُ للهِ تَمْلأُ المِيْزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ والحَمْدُ للهِ تَمْلآنِ – أَو تَمْلأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ، وَالصَّلاةُ نُورٌ، والصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ، وَالقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ، كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَائِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَو مُوْبِقُهَا رَوَاهُ مُسْلِمٌ.”

     

    “Bersuci itu adalah separuh iman, alhamdulillah memenuhi timbangan, subhanallah dan alhamdulillah keduanya memenuhi -atau ia memenuhi- antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar adalah pelita, Al Quran adalah hujjah yang membelamu atau justru mencelakakanmu. Setiap orang berangkat di waktu pagi untuk menjual dirinya, maka ada yang memerdekakan dirinya (dari api neraka) dan ada pula yang justru membinasakannya”(Hadist Riwayat Muslim)

    Dan Alloh SWT telah memberikan jalan keluar agar nanusia terhindar dari  kerugian, sebagaimana firmanNya:

     وَٱلْعَصْرِ

    Demi masa.

    إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ

     Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.

     

    إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ

    Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

     

    So.. Pandemi Covid,  bisa menghancurkan manusia hingga binasa; hidup tanpa kehormatan, mati   masuk siksa abadi, tapi juga bisa memuliakan  manusia walau mungkin uang tidak ada dan 'terlihat sengsara'.

    Dan sekarang, dalam pandemi yang belum mereda, anda merdeka menentukan : Mau menjadi pihak yang dirugikan dan dihancurkan Covid, atau pihak yang diuntungkan dan bangkit dengan kemuliaan.

     

    Please segera tentukan !

     

     

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks