• SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta
  • 0274-542928
  • esluha.sekolahku@gmail.com

BERITA

  • SIT, SOLUSI  PARADIGMATIK    PENDIDIKAN  ISLAM

    SIT, SOLUSI PARADIGMATIK PENDIDIKAN ISLAM

     

     

    Drs. Ery Masruri

    (Pengurus Konsorsiom Yayasan Mulia)

    Bagian  1; Latar Pemikiran Berdirinya Sekolah Islam Terpadu.

    Upaya Komprehensif Keluar dari Kemelut

    Realitas  diatas, menyadarkan kita betapa  pendidikan islam sedang dililit kemelut berkelindan. Persoalannya  sudah begitu kompleks. Tidak lagi terbatas pada aspek tehnis operasional saja, tetapi sudah menyangkut sistem secara keseluruhan.

    Demikian maka untuk mengatasinya diperlukan upaya  konprehensif, yang didasarkan pada paradigma baru dan  dilakukan secara bersama, menyeluruh dan terpadu.

    Bersama, berarti semua pihak (Negara, keluarga, masyarakat dan lembaga ) sadar akan tanggung jawab dan ikut mengambil peran optimal dalam upaya perbaikan,  yang sudah tentu harus sesuai dengan kapasitas dan otoritasnya masing - masing.

    Negara;

    • Menjadikan 'pendidikan' sebagai prioriras pembangunan.
    • Mengalokasikan anggaran belanjanya secara signifikan untuk riset, pengembangan sdm dan saran pendidikan.
    • bersama masyarakat (ormas/LSM,industri,pemuka agama,lembaga pendidikan) merumuskan ulang Renstra Pengembangan Pendidikan.

    Masyarakat;

    • Menata lingkungan baik fisik maupun aktifitas sebagai laboratorium ( Tata kelola Lingkungan berbasis pendidikan ).
    • Membangun kesadaran dan tanggung jawab  peran sebagai 'guru bangsa' yang  harus peduli terhadap pengembangan kecerdasan,kecakapan dan karakter  generasi bangsa.

    Keluarga

    • Mendisain keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak dan orang tua sebagai guru utama bagi anak (tata kelola keluarga berbasis pendidikan)
    • Memposisikan sekolah sebagai mitra (bukan sebagai tumpuan) dalam mendidik anak.
    • Membangun komunikasi dan sinergi dengan sekolah.
    •  

    Lembaga/Sekolah

    • Menguatkan perannya sebagainpusat perubahan.
    • Merumuskan dan melaksanakan program pendidikan berbasis komunitas ( target perubahan bukan hanya siswa, tetapi kelurga siswa dan masyarakat sekitar).
    • Membangun dan meningkatkan sinergitas tri pilar pendidikan.

    Menyeluruh, berarti upaya yang dilakukan meliputi seluruh komponen (orientasi/tujuan, materi, metode, sarana prasarana, pelaku dan lingkungannya/masyarakatnya).

    Terpadu, berarti ada koordinasi,singkronisasi dan integrasi baik antar komponen maupun levelnya. Sebab  setiap komponen dan  level  memiliki urgensitas dan nilai strategis yang sama dan tak terpisahkan.

     

     

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks